
InfoMainBola – Bek tengah Inter Milan, Stevan de Vrij, merasakan beban yang bertambah setelah timnya menjadi harapan tunggal satu negara di Liga Champions.
Inter Milan merasakan harapan yang berbeda di babak 16 besar Liga Champions musim 2024-2025.
Simone Inzaghi memastikan anak asuhannya lolos otomatis di fase liga.
Melewatkan babak play-off menjadi pilihan paling bijak Inter Milan di ajang tersebut.
Pasalnya, tiga wakil Liga Italia yang lain terbukti gagal total di babak tersebut.
Atalanta, Juventus, dan AC Milan harus menghentikan langkah mereka di Liga Champions musim ini.
Mengemban tanggung jawab sebagai wakil tunggal Liga Italia tentu dirasa berat bagi Inter Milan.
Stevan de Vrij mengakui bahwa timnya kini melakukan pendekatan berbeda untuk laga Liga Champions.
“Kami sadar tanggung jawab tim sekarang jauh lebih besar,” kata De Vrij seperti dilansir BolaSport.com dari Tuttomercatoweb.
“Saya ikut sedih dengan nasib ketiga tim yang tersingkir,” ucap De Vrij menambahkan.
Kini, Inter Milan tinggal menunggu hasil undian untuk lawan mereka di babak 16 besar.
Hasil drawing sebelum babak play-off membuat Inter Milan memiliki dua pilihan di antara klub Liga Belanda.
Feyenoord dan PSV Eindhoven menjadi lawan yang berpotensi dihadapi oleh pasukan Simone Inzaghi.
Sebagai warga negara Belanda, De Vrij menyambut dua calon lawannya dengan tangan terbuka.
“Saya senang menghadapi lawan dari Belanda dan kedua tim sangatlah kuat,” ucap De Vrij.
Dua tim asal Belanda tersebut juga bertanggung jawab menyinggirkan wakil Liga Italia.
Juventus dan AC Milan tidak berdaya di hadapan PSV Eindhoven dan Feyenoord.
Inter Milan memang diunggulkan karena mampu lolos otomatis dari fase liga.
Akan tetapi, Liga Champions musim ini sering menghadirkan kejutan besar.
De Vrij memahami didikan akademi klub Belanda yang begitu detail mengenai teknik.
Inter Milan pantang lengah dengan kejutan yang berpeluang dihadirkan para calon lawan.
I Nerazzurri tidak hanya mengemban kebanggaan pribadi, tetapi juga reputasi satu negara.