
InfoMainBola – Pelatih baru Juventus, Igor Tudor, mungkin sudah menemukan masalah yang membuat Teun Koopmeiners menjadi flop setelah bergabung pada musim ini.
Juve membeli Koopmeiners dari Atalanta dengan harga sekitar 60 juta euro pada bursa transfer musim panas lalu.
Gelandang asal Belanda itu menjadi rekrutan termahal Si Nyonya Tua pada musim ini.
Pada 2023-2024, Koopmeiners tampil hebat bersama Atalanta.
Dia membukukan 12 gol dan 5 assist dalam 34 penampilan di Liga Italia.
Namun, performa serupa tidak didapatkan Juventus dari pemain yang pernah satu klub dengan Tijjani Reijnders di AZ Alkmaar itu.
Musim ini Koopmeiners baru mengemas 2 gol dan 3 assist dalam 26 kali merumput di Serie A.
Performa mengecewakan Koopmeiners punya andil dalam keputusan manajemen Juventus memecat pelatih Thiago Motta pada 23 Maret.
Pemain seperti Koopmeiners diharapkan bisa mengangkat performa tim.
Namun, karena mereka sendiri mengalami kesulitan, akhirnya penampilan Juventus jadi mengecewakan.
Pelatih pengganti Motta, Igor Tudor, sudah menyaksikan langsung performa Koopmeiners.
Pemain bertinggi badan 184 cm itu dimainkan Tudor sebagai starter dan bertahan di lapangan selama 66 meit dalam laga melawan Genoa pada 29 Maret lalu.
Dengan Koopmeiners kembali tampil tidak memuaskan bahkan sampai diejek suporter sendiri, Tudor dilaporkan akan mengambil tindakan.
Seperti dikutip dari Repubblica, Tudor menyimpulkan bahwa problem Koopmeiners ada di aspek fisik sekaligus mental.
Koopmeiners dianggap memiliki kaki yang lemah ditambah sempat mengalami cedera tulang rusuk yang berpengaruh sampai sekarang.
Dia tidak bisa mengikuti ritme tim karena fisiknya memang tidak mampu untuk melakukan hal itu.
Celakanya, dia dipaksakan terus bermain selama 7 bulan ketika tim masih dilatih Motta.
Alhasil, mental Koopmeiners juga jatuh karena dia terus dihujani kritik lantaran tampil buruk di banyak pertandingan.
Tudor dilaporkan berusaha membantu Koopmeiners dengan mengesampingkannya dulu ke bangku cadangan.
Koopmeiners akan menghabiskan 2-3 minggu ke depan untuk fokus pada pemulihan dan latihan personal.
Kalaupun dimainkan, Koopmeiners hanya akan memulai pertandingan dari bangku cadangan.
Dengan latihan ekstra, kelebihan asam laktat di tubuhnya diharapkan bisa dieliminasi sehingga Koopmeiners dapat menjadi lebih kuat.
Dengan tidak banyak bermain dulu, otot-otot Koopmeiners diharapkan tidak terbebani secara berlebihan.
Menepi dari tim yang sedang disorot juga diharapkan membantu kondisi psikis sang gelandang supaya menjadi lebih tenang.
Setelah cukup beristirahat, baru pengoleksi 25 caps dan 3 gol buat Timnas Belanda ini akan dimainkan lagi sebagai starter.
“Saya setuju ini bukan momen yang bagus buat dia. Masalah itu sangat jelas,” kata Tudor soal Koopmeiners.
“Tetapi, Teun telah menunjukkan selama bertahun-tahun bahwa dia adalah pemain yang kuat.”
“Jadi, satu-satunya jalan adalah bekerja keras memperbaiki fisik dan mental.”
“Dia orang yang baik, dia peduli dan memiliki kaki yang sangat berbakat.”
“Saya baru sempat menangani dia dalam 2 sesi latihan.”
“Kami perlu menghidupkannya lagi dan kami akan melakukannya,” pungkas Tudor.